Fenomena Langit yang Akan Menghiasi Langit Indonesia
2018 adalah tahun yang manis. Banyak peristiwa langit yang mampir menyapa bumi. Ambil gitar dan nikmati pemandangan alam yang syahdu ini. Catat tanggalnya, ya.

1. Gerhana Bulan 3 in 1 pada Januari 2018

Gerhana Bulan 3 in 1 pada Januari 2018

Pasang reminder di Hp kamu karena gerhana yang akan datang pada saat itu adalah gerhana yang ga biasa. Soalnya, ga hanya bulan aja, melainkan juga ada Supermoon dan bluemoon sekaligus, loh! Gerhana bulan ini bisa kita lihat pada pukul 18.48 WIB. Puncak dari gerhana tersebut akan berlangsung dari pukul 19.51--21.08. Kemudian berakhir pada pukul 22.11 WIB.

2. Hujan Meteor Lyrid

Hujan Meteor Lyrid

Ga hanya gerhana bulan aja yang mampir di langit bumi, tapi juga ada meteor lyrid. Meteor ini muncul dengan frekunsi kurang lebih 20 meteor per jam. Hujan meteor ini akan datang pada tanggal 22-23 April 2018

3. Oposisi Jupiter

Oposisi Jupiter

9 Mei 2018 planet Jupiter akan datang say hello to us. Hal ini terjadi karena posisi planet, bumi, dan matahari berada sejajar di sudut 180 derajat. Jadi planet Jupiter akan kelihatan lebih terang dari bumi Jupiter akan terlihat seperti bintang putih terang pada sepanjang malam sebelum matahari terbit.

4. oposisi Saturnus

oposisi Saturnus

Ga mau kalah dengan Jupiter, planet bercincin ini juga akan mampir menyapa bumi tanggal 27 Juni 2018.Sama seperti Jupiter, Saturnus akan terlihat seperti bintang yang paling terang pada malam hari sebelum matahari terbenam. Bahkan kalau kamu melihatnya dengan teleskop, cincin Saturnus akan kelihatan.  

5. Elongasi Maksimum Venus

 Elongasi Maksimum Venus

Senja terindah akan ada pada bulan Agustus tepatnya tanggal 18 nanti. Senja kali khusus disuguhi dengan tampilan Venus. Venus akan terlihat lebih mencolok. Sebenernya ia sudah terlihat sejak pertengahan bulan ini. Namun puncaknya akan terjadi pada bulan Agustus ini. Venus akan hadir dari saat ini sampai bulan Oktober nanti.

6. Hujan Meteor Geminid

Hujan Meteor Geminid

Abis ada meteor Lyrid, akan ada meteor Geminid yang menyisir langit pada tanggal 14 Desember nanti. Meteor Geminid akan jatuh lebih banyak frekuensinya daripada Lyrid. Rombongan Geminid akan datang sebanyak 120 meteor pada malam dini hari sampai matahari terbit. Namun, hujan meteor ini sepertinya akan tidak terlalu terlihat, mengingat pada saat yang bersemaan sedang ada cuaca penghujan di Indonesia. But hopefully, langit dan awan berkonspirasi untuk ngasih jalan meteor Geminid lewat ya. aamiin

YOUR REACTION?


You may also like

Facebook Conversations